InfoSAWIT, JAKARTA - Forum Petani Sawit Berkelanjutan Indonesia (Fortasbi) dan Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) telah melakukan dialog dengan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, berlangsung di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM pada Selasa (24/5/2022) di Jakarta.
Kedua organisasi petani sawit swadaya tersebut tercatat fokus pada pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan di Indonesia, serta membuka ke pasar global melalui pendekatan sertifikasi minyak sawit berkelanjutan.
Dalam keterangan diterima InfoSAWIT, pertemuan tersebut adalah tindak lanjut dari hasil pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, pada Maret 2022 lalu guna pembangunan hilirisasi sawit nasional melalui pendekatan koperasi sawit, dikatakan Rukaiyah Rafiq dari Fortasbi.
Lebih lanjut kata Rukaiyah yang akrab dipanggil Uki, mengucapkan apresias lantaran masalah minyak goreng sawit menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola sawit petani agar terbangun ekosistem bisnis yang lebih baik.
Senada dikatakan Sekjen SPKS Mansuetus Darto, Menteri Koperasi dan UKM, telah sepakat untuk mengeksekusi secara cepat dan akan segera membentuk Gugus Tugas pembangunan pabrik petani dan membuat perencanaan bisnis yang matang.
“Menteri Koperasi dan UKM berencana melakukan pembiayaan yang bisa bersumber dari lembaga Perbankkan, LPDB (lembaga pengelolaan dana bergulir) dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) atau dapat juga bersumber dari petani kelapa sawit,” tandas Darto. (T2)










