Berita Lintas
sawitbaik

Harga Minyak Sawit Naik Dalam Dua Minggu



Dok. InfoSAWIT
Harga Minyak Sawit Naik Dalam Dua Minggu

InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit di Bursa Berjangka Malaysia naik tipis pada Jumat, (3/6/2022) menuntaskan kenaikan dalam dua minggu berturut-turut, didukung munculnya kekhawatiran produksi minyak sawit Malaysia yang masih menghadapi krisis tenaga kerja, menyusul Pemerintah Indonesia melarang tenaga kerjanya ke Malaysia, sementara kegiatan ekspor meningkat.

Kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Agustus 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM 152 per ton, atau naik sekitar 2,35%, menjadi RM 6.620 (US$ 1.510,04) per ton di awal perdagangan.

Dikutip InfoSAWIT dari Reuters, ekspor produk minyak sawit Malaysia untuk bulan Mei naik 20,5% menjadi 1.329.186 ton dibandingkan Mei yang hanya mencapai 1.103.093 ton, merujuk catatan surveyor kargo Societe Generale de Surveillance, pada Kamis (2/3/2022).

Sebelumnya, pemerintah Indonesia melarang tenaga kerja perkebunannya pergi ke Malaysia lantaran proses perekrutan tidak mengikuti prosedur yang benar dan sebagian besar pekerja tidak memiliki visa, kata Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Sementara pada Kamis, Kementerian Perdagangan Indonesia telah mengeluarkan Persetujuan Ekspor sejumlah 179.464 ton minyak sawit.

Lantas, harga kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 turun 0,17%. Bursa Komoditas Dalian ditutup pada hari Jumat untuk liburan Festival Perahu Naga.

Analis Teknis Reuters, Wang Tao mencatat, harga minyak sawit diperkirakan akan mencapai RM 6.577 per ton, dengan potensi kenaikan antara EM 6.682-6.731 per ton. (T2)