Berita Lintas
sawitbaik

Harga Minyak Goreng Sawit Curah di Kota Ini Berhasil di Bawah HET



Dok. Istimewa/antrian migort curah
Harga Minyak Goreng Sawit Curah di Kota Ini Berhasil di Bawah  HET

InfoSAWIT, MEDAN - Tekad Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menurunkan harga minyak goreng (migor) sesuai harga eceran tertinggi (HET) akhirnya berhasil diwujudkan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Bahkan, harga migor curah itu malah berada tipis di bawah HET. Ini berdasarkan pantauan para anggota Tim Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Sumatera Utara ke sejumlah pasar tradisional di Kota Medan, Senin (6/6/2022).

"Pantauan yang kami lakukan itu ke lima pasar tradisional di Medan yakni Pasar Sukarame, Pasar Aksara, Pasar Sentral, Pasar Petisah, dan Pasar Brayan," kata Gunawan Benjamin kepada InfoSAWIT.

Gunawan Benjamin adalah salah satu anggota dari PIHPS Nasional Sumut. Ia juga merupakan pengamat ekonomi dan pengajar di berbagai kampus di Kota Medan

Kata dia, harga migor curah saat ini sudah sesuai keinginan pemeirntah dan tentu ha ini menjadi kabat yang menggembirakan.

Dari hasil pantauan di lapangan, pihaknya melihat harga minyak goreng curah sudah di level Rp 15.000/kg, sedikit lebih rendah dari ketetapan HET pemerintah yakni Rp 15.500/kg.

Hal yang sama juga terjadi pada migor curah untuk ukuran per liter. Jika HET per liter Rp 14.000 maka kali ini di lima pasar itu turun jadi Rp 13.500/liter.

"Tapi tetap ada juga pedagang grosir yang jual migor curah pas seperti HET, yakni Rp 15.500/kg atau Rp 14.000/liter," kata dia.

Sementara untuk migor kemasan, pihaknya melihat juga mengalami penurunan di pasar tradisional, modern, atau pun ritel. Rata-rata, kata dia, migor kemasan Rp 21.000 hingga ke Rp 25.000 per liter.

Sebagai ekonom, ia berharap harga migor curah di tingkat pedagang grosir tersebut tidak terlalu naik tinggi saat sampai di tingkat pedagang pengecer. (T5)