Berita Lintas
sawitbaik

Harga Minyak Sawit Akhirnya Turun 2,24%



Harga Minyak Sawit Akhirnya Turun 2,24%

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Harga minyak kelapa sawit di Bursa bBerjangka Malaysia turun untuk sesi kedua berturut-turut pada Kamis, (9/6/2022), setelah produsen utama minyak sawit dunia, Indonesia memulai skim yang mempercepat ekspor serta bersiap untuk kembali memasuki pasar global.

Kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman Agustus 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun RM 145 per ton, atau turun sekitar 2,24%, menjadi RM 6.322 (US$ 1.439,44) per ton pada awal perdagangan.

Dikutip InfoSAWIT dari Reuters, pemerintah Indonesia telah meluncurkan skema percepatan ekspor minyak sawit ke pasar global dengan tergaet di Juni 2022 adalah sebanya  1,4 juta ton minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya, sesuai dengan regulasi Kepmendag No. 997 Tahun 2022 tentang Penetapan Domestic Market Obligation Dan Domestic Price Obligation Dalam Rangka Program Minyak Goreng Curah Rakyat.

Sementara ,para investor sedang menunggu data permintaan dan penawaran dari Dewan Minyak Sawit Malaysia Mei 2022, serta data ekspor awal Juni dari surveyor kargo yang akan dirilis Jumat.

Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian DBYcv1 turun 1,1%, sementara kontrak minyak sawit DCPcv1 turun 2,7%. Harga kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 turun 0,7%.

Analis Teknis Reuters, Wang Tao mencatat harga minyak sawit diprediksi akan tetap netral dalam kisaran RM 6.423 – RM 6.577 per ton. (T2)