Berita Lintas
sawitbaik

Gawat, Pabrik Sawit di Tebo Tak Mau Lagi Terima TBS Sawit Petani



Foto: Jefri Tarigan/SawitFest 2021
Gawat, Pabrik Sawit di Tebo Tak Mau Lagi Terima TBS Sawit Petani

InfoSAWIT, TEBO - Heri (40), petani sawit swadaya di Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, tak bisa bicara banyak.

Pada Selasa (14/6/2022) ia hanya bisa pasrah saat membaca pengumuman dari pihak pabrik kelapa sawit (PKS) swasta nasional yang beroperasi di Kecamatan Sumay.

"Pihak PKS mengumumkan tak akan lagi menerima tandan buah segar (TBS) dari pihak ketiga, baik itu petani swadaya maupun plasma binaan PKS itu sendiri," kata Heri kepada InfoSAWIT.

Yang membuat dia cemas, dalam pengumuman itu pihak PKS menyebutkan tidak ada batas waktu yang ditentukan soal pelaksanaan kebijakan itu.

"Saya juga mencemaskan nasib kawan-kawan petani plasma binaan perusahaan sawit tersebut," kata Heri.

Kepala Dinas Perkebunan, Perikanan, dan Peternakan Kabupaten Tebo, H. Casdari, yang dikonfirmasi secara terpisah oleh InfoSAWIT, Rabu (15/6/2022) pagi, membenarkan adanya kabar PKS yang tak lagi menerima TBS sawit petani.

Malah, kata dia, kemungkinan delapan PKS yang memiliki tangki penampungan CPO di Tebo berpotensi tak akan lagi menerima TBS sawit petani.

"Ada delapan PKS yang punya tangki penampungan CPO di Tebo, satu punya lokal Tebo, selebihnya swasta nasional, dan semuanya berpotensi tak lagi terima TBS sawit petani," kata dia.

Ia mengatakan, semua ini terjadi karena pihak PKS tak bisa mengeluarkan atau melakukan aktivitas ekspor CPO dengan serta-merta walau pemerintah telah membuka keran ekspor produk turunan sawit. (T5)