KUALA LUMPUR – Lembaga nirlaba Rountable on Sustainable Plam Oil (RSPO) menyambut peluncuran European Sustainable Palm Oil Initiative, dalam pertemuan dengan Menteri Belanda untuk Perdagangan Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan pada tanggal 28 Januari.
Sekretaris Jenderal RSPO, Darrel Webber, bertemu dengan Menteri Ploumen dan Direktur Minyak Belanda dan Asosiasi Industri Lemak ( MVO ) Frans Classen, untuk membahas kemajuan di sektor kelapa sawit. “Eropa menyumbang 14 % dari impor minyak sawit dunia,” paparnya dalam sebuah pernyataan, Rabu (4/2/2015).
Ia menjelaskan, Menteri Ploumen juga ingin mengembangkan kemitraan dengan China dan India, yang masing-masing menyumbang 20 % dan 15 % dari seluruh impor minyak sawit untuk membuat sektor minyak kelapa sawit global yang lebih berkelanjutan.
Sementar itu, RSPO telah berkomitmen untuk mencapai 100 % Certified Sustainable Palm Oil (CSPO) di Eropa pada tahun 2020. (T3)










