InfoSAWIT, JAKARTA - Zulkifli Hasan telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) menggantikan Muhamad Lutfi di Istana Negara, Jakarta, beberapa hari lalu.
Saat berbicara kepada para wartawan seusai acara serah terima jabatan Mendag dengan Muhammad Lutfi di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (16/6/2022), Zulkifli Hasan mengatakan telah mendapatkan sejumlah instruksi dari Presiden Jokowi untuk menstabilkan harga pangan, termasuk harga minyak goreng sawit curah kembali ke harga eceran tertinggi (HET) yakni menjadi Rp 14.000 per liter atau Rp 15.500 per kilogram.
Ia pun mengaku sebulan sebelum dilantik telah berbicara dengan para pengusaha sawit dan minyak goreng tentang persoalan minyak goreng sawit. Karena itu, Zulkifli Hasan yakin instruksi dari Presiden Jokowi bisa ia laksanakan dengan baik.
Menanggapi hal ini, pengamat politik dari Medan, Ikhyar Harahap, kepada InfoSAWIT, Jumat (17/6/2022), meminta publik untuk tidak meragukan kapasitas Zulhas, sapaan akrab dari Zulkifli Hasan.
"Presiden Jokowi punya pertimbangan menjadikan Zulkifli Hasan sebagai Mendag, baik dari segi jejak rekamnya maupun aspek politik," kata mantan aktivis reformasi 1998 ini.
Mantan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) INI lalu menunjuk latar belakang pendidikan Zulhas yang lulus sebagai Sarjana Ekonomi dari Universitas Krisnadwipayana di tahun 2001 dan menyelesaikan studi Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen PPM pada 2003.
"Kedua, Zulhas juga bergelut dan bergerak di bidang ekonomi dan usaha, karena dia punya latar belakang pengusaha," tandas pria yang akrab disapa Kesper ini. (T5)










