InfoSAWIT, JAKARTA – Dalam mendukung sektor perkebunan kelapa sawit sebagai salah satu komoditas strategis nasional, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) terus mengikuti beberapa kegiatan pendukung perhelatan dari sektor pangan dan agribisnis sebagai bagian dari Kick Off Events bertajuk, “Pangan Indonesia untuk Dunia yang Lebih Baik (Indonesian Food for a Better World)” dan sub tema sub tema “Pangan Nusantara” di Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (22/6/2022) lalu.
"Dalam kegiatan ini BPDPKS membawa produk-produk sawit yang dapat menjadi sumber pangan dan membantu untuk meningkatkan kesejahteraan dunia lebih baik," terang Plt. Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto dalam keterangan resmi diperoleh InfoSAWIT, Sabtu (27/6/2022).
Kegiatan itu diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Perekonomian dan dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.
Rangkaian kegiatan sejak pagi hari diawali dengan Karnaval Panen Raya yang memamerkan berbagai produk pangan unggulan Indonesia yang di arak dalam 8 buah gunungan dengan diiringi Pasukan Pembawa Bendera Merah Putih, marching band, serta ondel-ondel.
Acara Kick Off Events “Pangan Nusantara” itu turut dihadiri di antaranya oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasamita, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Komunikasi dan Informasi Johnny G Plate, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Ssambuaga.
Dalam acara tersebut dihadiri sejumlah perwakilan kedutaan besar negara asing, perwakilan Pemerintah DKI Jakarta, sejumlah Direktur Utama BUMN, BUMD, swasta, asosiasi, dan akademisi, serta didukung oleh lebih kurang 75 UMKM berikut sejumlah mitra.
Sementara itu Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko, Musdhalifah Machmud mengungkapkan, dukungan terhadap Presidensi G20 diharapkan bisa memberikan manfaat dan memaksimalkan peluang yang ada dalam perhelatan Presidensi G20 ini untuk meningkatkan ekonomi rakyat Indonesia, khususnya di sektor pangan dan agribisnis.
Lebih lanjut tutur Musdhalifah, ketahanan pangan adalah isu global saat ini, dan minyak kelapa sawit, sebagai sebuah komoditas tujuan pembangunan berkelanjutan PBB (SDGs) memainkan peran penting dalam menyediakan sumber pangan dunia baik secara langsung maupun tak langsung, dan akan terus berperan penting dalam menghadapi tantangan ini.
"Pemanfaatan minyak sawit pada produk pangan yang terbesar adalah sebagai minyak goreng. Minyak goreng menjadi salah satu produk pangan olahan dari minyak sawit yang telah banyak dikenal dan dikonsumsi baik oleh masyarakat Indonesia dan masyarakat global," kata Musdalifah.
Bahkan, bagi masyarakat Indonesia, minyak goreng termasuk ke dalam salah satu bahan pangan dasar atau Sembako (Sembilan Bahan Pokok). "Besarnya konsumsi minyak goreng sawit di Indonesia karena eating habit konsumen yang lebih menyukai makanan yang melalui proses penggorengan atau deep frying," tandas Musdalifah. (T5)










