Berita Lintas
sawitbaik

Harga Minyak Sawit Naik 2,3%, Disaat Pasokan Ekspor Melemah



Dok. Istimewa
Harga Minyak Sawit Naik 2,3%, Disaat Pasokan Ekspor Melemah

InfoSAWIT, KUALA LUMPUR – Harga minyak sawit di Bursa Berjangka di Malaysia tercatat ada kenaikan lebih dari 2% pada Senin (27/6/2022), telah menutup sebagian kerugian akibat adanya  penurunan harga minyak sawit pada minggu lalu, hanya saja kenaikan ini dibatasi oleh ekspor yang lemah di Juni 2022.

Kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman September 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik RM 111 per ton, atau terdapat kenaikan sekitar 2,38%, menjadi RM 4.775 (US$ 1.084,73) per ton pada awal perdagangan.

Sebelumnya dilansir Reuters, harga minyak sawit mengalami penurunan sekitar 14,5% dalam seminggu lalu. Harga kontrak minyak sawit tercatat menguat di awal tahun ini, akibat dunia kekurangan minyak nabati global setelah invasi Rusia ke Ukraina mengganggu pasokan minyak bunga matahari.

Dikutip InfoSAWIT dari Reuters, ekspor produk minyak sawit Malaysia periode 1-25 Juni tercatat turun antara 13% dan 19,6% dibandingkan Mei 2022 pada periode yang sama, cata surveyor kargo, Sabtu (25/6/2022).

Sementara, kontrak kedelai teraktif Dalian DBYcv1 naik 1,4%, sementara kontrak minyak sawit DCPcv1 naik 0,04%. Harga kedelai di Chicago Board of Trade BOcv1 turun 0,14%.

Harga minyak sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak nabati lainnya, karena minyak nabati bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar minyak nabati global. (T2)