Berita Lintas
sawitbaik

KUD Tiku V Jorong Bersiap Bangung Pabrik Minyak Goreng Sawit, Lahan 16,5 Ha Disiapkan



KUD Tiku V Jorong Bersiap Bangung Pabrik Minyak Goreng Sawit, Lahan 16,5 Ha Disiapkan

InfoSAWIT, AGAM - Membentuk dan aktif mengembangkan koperasi adalah jalan yang sangat baik  untuk ditempuh para petani sawit. Sebab, melalui koperasi kekuatan dan kesejahteraan para petani sawit berpotensi tercipta.

Hal in dibuktikan oleh para petani sawit swadaya yang tergabung dalam koperasi unit desa (KUD) Tiku V Jorong, Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Dari keterangan resmi Kementerian Koperasi dan UKM yang diperoleh InfoSAWIT, Sabtu (2/7/2022), KUD ini diketahui telah berusia 30 tahun, memiliki anggota sebanyak 3.700 petani dan aset sebanyak Rp 142 miliar.

Bahkan saat ini pihak KUD berharap dan berencana membangun pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi minyak goreng. Ini semua mereka lakukan agar tidak semua minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) diekspor, dalam upaya menghadapi harga TBS Sawit yang masih rendah.

Pihaknya saat ini bahkan telah menyediakan lahan seluas 16,5 ha untuk kawasan pabrik minyak goreng sawit, yang mana  kelengkapan dokumen hingga izin pendirian pabrik pun sedang disiapkan.

"Saat ini kami memiliki harapan untuk membangun sebuah pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi minyak goreng, agar CPO tidak terlalu banyak ekspor dan kami bisa mengolahnya sendiri. Mulai dari lahan seluas 16,5 ha, kelengkapan dokumen hingga izin pendirian pabrik sudah kami siapkan. Kami mohon dukungannya kepada KemenKopUKM," kata salah satu pengurus KUD, Darwan, mewakili Ketua KUD Tiku V Jorong, AM Datuak Bandaharo.

Kata Darwan, saat ini KUD Tiku V Jorong mengelola sekitar 3.000 hektar (ha) lahan pertanian kelapa sawit. "Dana yang sudah kami bagikan ke peserta KUD sebanyak Rp 136 miliar, dengan masing-masing peserta hasil mendapat Rp 221 juta per keluarga," katanya.

Potensi dan rencana KUD tersebut diungkapkan oleh Darwan, saat bersama para petani sawit lainnya berdiskusi dengan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Saat itu hadir Bupati Agam Andri Warman, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumbar Nazwir, Ketua DPRD Agam Novi Irwan, Deputi Bidang Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah, dan Kadis Perindagkop Agam Dedi Azwar

Sebagai informasi tambahan, KUD Tiku V Jorong ini memang sudah dikenal publik luas di Sumatera Barat. Dari keterangan resmi pihak Pemerintah Kabupaten Agam diketahui kalau KUD ini telah membangun Mesjid Mazra’atul Akhirah yang besar dan megah senilai Rp 5,3 miiar di Desa Muaro Putuih.

Pada awal bulan November 2021, KUD ini juga menuai pujian publik Sumbar karena bersedia membagikan 7,5 ton beras kepada 1.500 warga peserta vaksinasi yang dilaksanakan di Kantor KUD V Jorong. (T5)