Berita Lintas
sawitbaik

Pelaku Siap Pasok Kebutuhan Biodiesel Nasional



Pelaku Siap Pasok Kebutuhan Biodiesel Nasional

Jakarta - Pelaku biodiesel nasional menyambut baik keinginan pemerintah guna mempercepat peningkatan campuran biodiesel terhadap solar. Apalagi upaya itu juga sebagai cara dalam menyiasati terus membengkaknmnya subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional.

Merujuk informasi dari Direktorat Jendral Energi Baru Terbarukan dan Konversi Energi, Kementerian ESDM, dari total porsi bauran energy untuk biofuel dipatok sebanyak 5%. Lantas, energy biomasa, nuklir, power hidro, energy matahari dan angin mencapai 5%, sisanya sekitar 2% untuk serapan batubara cair.

Jelas, jika hendak mendoronng percepatan serapan energy baru terbarukan, dari beberapa jenis energy terbarukann itu, industry biofuel tercatat paling siap di implementasikan, utamanya pasokan biodiesel sebagai campuran pada solar. Lantaran memiliki pasokan bahan baku yang melimpah berupa minyak sawit mentah (CPO).

Sehingga tidak aneh bila kemudian, industry biodiesel nasional paling siap memasok biodiesel ke pelaku pasar termasuk pertamina untuk dicampur dengan solar. Menurut Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Paulus Tjakrawan, industry biodiesel nasional siap memasok kebutuhan biodiesel nasional.

Katanya juga, bila dengan kebutuhan campuran solar dibutuhkan 10%, dengan ansumsi solar nasional sekitar 40 juta KL per tahun, maka para produsen biodiesel nasional mesti siap memasok sebanyak 4 juta KL per tahun. Dengan jumlah pasokan tersebut industry biodiesel nasional sangat siap untuk memenuhi pasokan biodiesel, baik untuk pelaku pasar maupun pertamina.

Lebih lengkap baca InfoSAWIT Edisi September 2014

http://www.store.infosawit.com/