BATULICIN –Ketua Koperasi Perkebunan Sinar Kencana, Amin Nugraha mengungkapkan, pabrik kelapa sawit (PKS) Koperasi Perkebunan Sinar Kencana, yang berlokasi di Batulicin, Kabupaten Tanah Bambu, Provinsi Kalimantan Selatan, murni milik anggotanya.
“Rencana awal dana pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) Koperasi Perkebunan (Kopbun) Sinar Kencana, 35 persen berasal dari anggota dan 65 persen diharapkan dari lembaga perbankan, ternyata bank tidak bersedia membiayai sehingga seluruh pembangunan dibiayai anggota,” jelasnya, Rabu (11/2/2015), seperti dikutip Antara Kalsel.
Ia menambahkan, akibat tidak bersedianya BRI, biaya pembangunan pabrik jadi melonjak hingga beberapa persen, dari Rp 120 miliar naik menjadi 130 miliar. Sehingga Kopbun terpaksa menerbitkan saham tambahan dari 16.800 lembar menjadi 55.000 lembar untuk dijual ke anggota. (T3)










