BALIKPAPAN – Kampanye hitam yang didengungkan asing melalui LSM-LSM lingkungan, sampai saat ini masih menjadi salah satu penghalang berkembangnya industri kelapa sawit nasional tak terkecuali di Provinsi Kalimantan Timur.
Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kaltim, Azmal Ridwan mengatakan, pihak asing tersebut hanya ingin industri sawit Indonesia tak maju-maju. Alasannya, mereka tak ingin Indonesia menguasai pasar sumber energi terbarukan di dunia.
“Kita lihat saja, nyata saat ini mereka (pihak asing, Red) yang menyebar isu itu pasti masih menggunakan hasil olahan dari kelapa sawit. Seperti memakai lilin untuk acara candle light dinner, tiap hari mereka melakukan penggorengan, memakai mentega, dan oli mobil mereka menggunakan minyak CPO,” ujarnya seperti dikutip Kaltim Post, beberapa waktu lalu. (T3)







