Berita Lintas
sawitbaik

TBS Sawit Dicacah



TBS Sawit Dicacah

PALAS - Kaum ibu di sekitar pabrik kelapa sawit (PKS) di Desa Lubuk Bunut, Kecamatan Hutaraja Tinggi (Huragi), Kabupaten Padang Lawas (Palas), mendapatkan pekerjaan baru yakni sebagai pencacah buah sawit dari tandannya.

Menurut seorang pengumpul buah sawit pulangan, warga Desa Lubuk Bunut, Huragi, Palas, Amin, bahwa tandan buah segar (TBS) sawit yang tidak lulus sortir atau dipulangkan dari PKS, dicacah dan dijual ke Riau.

“Selain hasilnya bisa mencukupi kebutuhan keluarga teryata juga bisa membuka lapangan kerja bagi ibu-ibu rumah tangga,” ujarnya, seperti ditulis MedanBisnis, beberapa waktu lalu.

Amin menjelaskan, membeli TBS pulangan sudah ditekuni sejak awal tahun 2013. Hasilnya dapat mencukupi kebutuhan keluarga dan juga bila ditekuni teryata sangat menguntungkan sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi para ibu-ibu rumah tangga.

“Mereka (para ibu rumah tangga-red) kerjanya memisahkan buah kelapa sawit dari tandanannya atau mencacah TBS sawit pulangan dengan upah yang diperolehnya Rp Rp 200/kg,” jelasnya

Lebih lanjut katanya, setiap bulan paling sedikit buah sawit pulangan yang ditampung mencapai 50 ton, sehingga upah yang diperoleh para ibu rumah tangga yang bekerja bisa bergaji rata-rata Rp 300.000 sampai Rp 500.000. (T3)