Berita Lintas
sawitbaik

Berau Butuhkan Daya Listrik, 2 Pabrik CPO Manfaatkan Limbah Cair



Berau Butuhkan Daya Listrik, 2 Pabrik CPO Manfaatkan Limbah Cair

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten Berau, terus melakukan berbagai upaya agar seluruh kampong yang ada disana dapat menikmati listrik. Selain dengan Pembangkit Listrik tenaga Uap (PLTU) Lati yang berbahan bakar batu bara kalori rendah, Bupati juga menggerakan pabrik kelapa sawit (PKS) untuk memanfaatkan limbah cair sawit sebagai bahan daya listrik.

Bupati Berau, Makmur HAPK,mengungkapkan, seperti diberitakan Kaltim Post, Kamis (12/2/2015), Dua pabrik minyak sawit mentah (CPO) juga telah melakukan terobosan yang luar biasa. Ibu kota kecamatan yang semula hanya menikmati listrik selama 12 jam, kini sudah bisa 24 jam. Ini karena perusahaan membagikan kelebihan listriknya, untuk disalurkan kepada masyarakat, melalui PLN. Talisayan dan Segah, dua kecamatan yang menikmati listrik 24 jam, bersama beberapa kampung di sekitarnya. Dua perusahaan lagi, yakni di Tanjung Batu dan Kelay akan menyusul.

Meski begitu, Makmur masih membutuhkan daya listrik, yakni dengan memanfaatkan limbah cair sawit.  Bahan bakar ini yang lagi digenjot agar dua pabrik CPO, yakni PT Hutan Hijau Mas dan PT Tanjung Buyu Perkasa, bisa merealisasikannya. 

Ia menyatakan, dua perusahaan ini, menjanjikan akan menuntaskan pada 2016.  Bila terjadi, maka sebanyak 4 kampung di kecamatan Segah, juga bisa terang, serta beberapa kampung di wilayah Talisayan, Biatan dan Tabalar juga bisa menikmatinya. (T3)