JAYAPURA – WWF Indonesia menyatakan ada tujuh Kabupaten di Papua yang akan dijadikan pusat pengembangan Kelapa Sawit. Tujuh kabupaten itu adalah Kabupaten Merauke, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Keerom, Kabupaten Nabire, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Boven Digoel.
“Tujuh Kabupaten ini merupakan hasil data kompilasi oleh WWF Indonesia sejak tahun 2014 lalu, yang akan kita jadikan pusat pengembangan perkebunan kepala Sawit,” jelas Palm Oil Coordinator, WWF Indonesia – Papua Program, Marthinus Wattimena, seperti ditulis RRI, Minggu (15/2/2015).
Lebih lanjut ia menerangkan, bahwa kawasan hutan di Papua termasuk sebagai salah satu kawasan hutan target konservasi dan percepatan pembangunan serta peningkatan nilai tambah kelapa sawit di pasar global. Sehingga keberadaan investasi perkebunan kelapa sawit di Papua sangat diharapkan dapat mendorong perekonomian daerah.
Marthinus menambahkan, WWF melihat adanya peluang untuk menata ruang pembangunan perkebunan kelapa sawit dengan tetap memperhatikan peningkatan kesejahteraan masyarakat adat dan menjaga kelestarian serta daya dukung lingkungan. Semuanya didasari dengan undang-undang Otonomi Khusus Papua No. 21 Tahun 2001 terutama di pasal 38, 42 dan 43 serta undang undang Penataan Ruang No. 26 Tahun 2007. (T3)







