BUNGA MAS - Merosotnya harga karet dalam beberapa tahun ini, membuat sebagian petani Karet di Bengku Selatan mengalihkan mata pencahariannya ke perkebunan kelapa sawit.
Menurut data yang ada, sebagaimana dilansir Harian Rakyat Bengkulu, Senin (29/9/2014), ada sekitar 10 hektar lahan perkebunan karet yang sudah ditebang oleh pemiliknya untuk diganti dengan tanaman kelapa sawit. Seperti di Desa Pagar Bunga Kecamatan Kedurang ada 9 hektar dan di Desa Bunga Mas ada satu hektar.
Seorang warga Lubuk Ladung Kecamatan Kedurang Ilir, Rasman, yang menjaga lahan karet milik Sukirman (50) mengatakan, sudah 1.000 batang tanaman karet umur 15 tahun seluas tiga hektar itu ditebang, yang kemudian akan diganti dengan tanaman sawit.
“Bibit sawit sudah siap, tinggal ditanam saja pada bekas lahan tanaman karet yang sudah ditebangi. Banyak petani karet yang beralih menjadi petani sawit, karena masalah harga. Saat ini harga karet perkilonya hanya Rp 5 ribu. Kondisi ini membuat pendapatan petani karet merosot,” ujarnya. (T3)







