MUMABAI - Produsen minyak sawit terbesar kedua di dunia, Malaysia, bisa memperpanjang bebas pajak atau bea keluar (BK) ekspor minyak sawit mentah (CPO) hingga akhir 2014 jika harga minyak tropis tetap pada level rendah. Demikian kata produsen minyak sawit terkemuka, Felda Global Ventures Holdings Bhd (FGV), kepada Reuters dalam sebuah wawancara, baru-baru ini.
Malaysia tercatat telah menetapkan BK CPO 0% untuk September dan Oktober 2014. "Jika harga tetap pada tingkat saat ini, maka Malaysia dapat memungkinkan ekspor bebas pajak pada bulan November dan Desember," ujar CEO FGV, Mohd Emir Mavani Abdullah.
Sementara Indonesia yang merupakan pesaing terbesar negeri jiran, bulan Oktober juga menetapkan bebas pajak ekspor, yang bulan September ditetapkan BK CPO sebesar 9%. (T3)










