JAKARTA – Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia mengungkapkan, harga minyak sawit mentah (CPO) global bulan Februari 2015 masih belum menunjukan perbaikan yang signifikan.
Dalam perjalanannya harga CPO tercatat menunjukkan perbaikan pada akhir pekan pertama dan menjadi stagnan sampai pada akhir bulan Februari.
Menurut Direktur Eksekutif GAPKI Fadhil Hasan, lesunya harga tersebut ternyata tidak cukup untuk mengerek volume ekspor CPO Indonesia. “Sepanjang Februari 2015, volume ekspor CPO dan turunanannya asal Indonesia tercatat kembali menurun sebesar 1% atau dari 1,8 juta ton di Januari berkurang menjadi 1,79 juta ton pada Februari,” paparnya dalam siaran pers, Rabu (18/3/2015).
Namun katanya, secara year-on-year (YoY) volume ekspor Januari-Februari 2015 masih menujukkan peningkatan sebesar 13% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014. Meskipun belum bisa menggedor harga CPO.
Pada Februari 2014 harga rata-rata bulanan CPO global adalah US$ 903.4/ton, sedangkan pada Februari 2015 harga rata-rata CPO melorot menjadi US$ 678.5/ton. “Ini artinya harga tahun ini telah tergerus 20% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu,” jelasnya. (T3)










