JAKARTA – Rendahnya harga minyak sawit mentah (CPO) saat ini mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan rencananya akan merevisi target ekspor sebesar 5% pada tahun ini.
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, menuturkan revisi itu kemungkinan akan dilakukan jika dalam dua pekan kedepan harga CPO masih rendah. “Diperkirakan turunnya sekitar 5%,” tuturnya kepada InfoSAWIT di Jakarta, Kamis (2/10/2014).
Sebelumnya pemerintah telah menargetkan ekspor sebesar US$ 190 milliar, namun, menurutnya target akan diturunkan menjadi sebesar US$ 180,5 miliar jika revisi jadi dilakukan. (T3)










