Kendati baru kali kedua kegiatan International Palm Oil Exhibition (Inpalme) dilakukan, sambutan pelaku supporting industri sawit cukup baik, ditandai dengan kepesertaan yang bertambah. Wajar bilamana kegiatan ini memiliki harapan menjadi pendukung tumbuhnnya industri sawit nasional.
Bertempat di Medan International Convention Center (MICC), acara pameran untuk mendukung tumbuhnya industri kelapa sawit nasional, Inpalme, dilakukan selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 23 hingga 25 April 2015 silam.
Kata pihak penyelenggara, PT International Network, Yanto Setiyoso, alasan dibalik dilakukannya kegiatan ini ialah guna memberikan informasi terbaru mengenai produk-produk pendukung industri kelapa sawit nasional dari berbagai dunia.
Terlebih dalam event ini kabaranya diikuti oleh pelaku pendukung industri kelapa sawit yang berasal dari 6 negara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Cina, India dan Thailand, yang mana pelaku industri pendukung kelapa sawit itu memperkenalkan berbagai teknologi terbaru untuk industri kelapa sawit dari hulu hingga sektor hilir.
Untuk tahun ini perserta pameran Inpalme mencapai 69 pelaku industri, angka ini tercatat naik ketimbang tahun 2014 silam yang hanya mencapai 59 pelaku industri pendukung kelapa sawit. “Target acara ini ialah guna mendukung kemajuan industri kelapa sawit nasional, dan khususnya industri kelapa sawit di Medan,” kata Yanto kepada InfoSAWIT, belum lama ini di Medan.
Kendati masih terbilang baru, kegiatan ini memiliki target pengunjung mencapai 3000 hingga 5000 orang. Dengan waktu pameran selama tiga hari, memberikan kesempatan kepada pelaku industri kelapa sawit nasional untuk bisa melihat dan mencoba teknologi terbaru untuk industri kelapa sawit.
Apalagi acara ini dibuka . . .










