Berita Lintas
sawitbaik

INFO BPPT : REKONSTRUKSI KIMIA MINYAK SAWIT UNTUK KEBUTUHAN SPESIFIK



INFO BPPT : REKONSTRUKSI KIMIA MINYAK SAWIT  UNTUK KEBUTUHAN SPESIFIK

Lantaran komposisi asam lemak pada trigliserida yang terdapat pada Minyak sawit dapat diganti-gantikan posisinya, baik secara proses kimiawi maupun enzimatis. Membuat minyak sawit bisa dijadikan sebagai bahan baku subtitusi untuk kebutuhan industri.

Minyak atau lemak merupakan senyawa trigliserida yang tersusun dari gliserol dan 3 (tiga) asam lemak yang memungkinkan terdiri dari berbagai macam jenis asam lemak yang berbeda. Susunan dan jenis asam lemak dalam trigliserida menentukan karakteristik fisik dan kimiawi minyak-lemak yang terbentuk.

Susunan asam lemak pada trigliserida tersebut dapat diganti-gantikan posisinya baik secara proses kimiawi maupun enzimatis sehingga mempunyai sifat serta karakteristik secara fisik, kimiawi ataupun nutrisi yang lebih bernilai. Perubahan susunan trigliserida tersebut dapat terjadi pada posisi Sn1, Sn2, maupun Sn3. Hal ini dapat dilihat dari struktur trigliserida di bawah ini.

Lipase (Glycerol hydrolysis ester) terdiri dari sekelompok enzim tersedia luas di seluruh genus hewan dan tumbuhan. Fungsi biologi mereka adalah untuk katalisator proses hidrolisis trigliserida untuk menghasilkan asam lemak bebas, di-acyl-glycerol, mono-acyl-glycerol dan gliserol.

Reaksi pada lipase ini bersifat reversibel (bolak-balik), sehingga enzim juga berfungsi sebagai katalis dalam pembentukan acyl-glycerol dari gliserol dan asam lemak bebas. Meskipun lipase telah dipelajari selama bertahun-tahun dan dapat diproduksi dalam skala besar sejauh ini penggunaannya dalam industri masih sangat terbatas,  berbeda dengan kelompok enzim hidrolitik, protease dan karbohidrase yang telah digunakan secara luas dalam industri.

Namun saat ini telah terjadi peningkatan minat dalam pengembangan aplikasi baru untuk enzim dalam produk dan proses, terutama di industri deterjen, minyak-lemak, dan susu.

Lipase dengan region-spesifik 1,3 dalam prinsipnya bisa digunakan untuk menghasilkan mono-acyl-gycerol dari minyak dan lemak. Namun, lipase tipe ini pada reaksi katalis enzimatik dapat menggantikan proses glycerolysis kimia yang sekarang ini digunakan untuk pembuatan mono-acyl-glycerol. Lipase region-spesifik asam lemak dari ikatan ester primer pada posisi 1 dan 3 acyl-glycerol.

Lipase ini menghidrolisis tri-acyl-glycerol untuk menghasilkan asam lemak bebas 1,2 (atau 2,3)-di-acyl-glycerol dan 2-mono-acyl-glycerol. Pada Tabel 1 menunjukkan contoh lipase region-spesifik dan sumbernya yang digunakan dalam sintesis tri-acyl-glycerol dan kemampuan selektivitas lipase terhadap panjang rantai asam lemak yang berbeda-beda.

Pemanfaatan enzim lipase spesifik ini sangat diperlukan dalam mensintesis atau melakukan modifikasi susunan trigliserida pada produk-produk specialty fats. Hal ini dapat dilihat dari struktur utama pada produk-produk specialty fats yang mana dalam sintesisnya memerlukan kinerja dari enzim spesifik tersebut.

Cocoa Butter Equivalent (CBE)

Cocoa Butter Equivalent (CBE) atau lemak kakao ekivalen merupakan . . . .