JAKARTA - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, Sasmito Hadi Wibowo, kepada InfoSAWIT, Jumat (15/5/2015) mengatakan, bulan April 2015 nilai ekspor non migas mengalami penurunan sebanyak 0,17% atau hanya mencapai US$ 11,63 miliar dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara jika dibandingkan dengan April 2014, ekspor non migas tercatat turun sebanyak 0,13%.
Penurunan ini terjadi pada bahan bakar mineral sebanyak US$ 199,3 juta atau turun sekitar 11,73%, Sedangkan ekspor lemak dan minyak nabati mengalami peningkatan signifikan yakni 17,18% menjadi US$ 1.846,5 juta dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya mencapai US$1.575,7 juta.
"Share terbesar ekspor didominasi oleh minyak nabati dalam hal ini minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya," ujarnya.
Lebih lanjut katanya ekspor non migas ke Amerika Serikat pada April 2015 sebanyak US$ 1,38 miliar, disusul India US$ 1,19 miliar dan Tiongkok US$ 1,17 miliar, dengan kontribusi ketiganya mencapai 32,17%. Sementara ekspor ke Uni Eropa yang mencakup 27 negara mencapai US$ 1,32 miliar. (T3)










