Berita Lintas
sawitbaik

Biogas Dapat Lestarikan Lingkungan



Biogas Dapat Lestarikan Lingkungan

JAKARTA - Biogas dari limbah kelapa sawit nampaknya kurang mendapat perhatian lebih dari pemerintah, padahal ini dapat dimanfaatkan menjadi alternatif baru untuk memenuhi kebutuhan energi listrik nasional. Selain itu pemanfaatan ini sebagai salah satu usaha mencegah rusaknya lingkungan.

Ketua Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI), Derom Bangun menjelaskan, dulunya limbah kelapa sawit yang berupa lumpur dibiarkan begitu saja dan banyak yang dibuang ke sungai. Padahal seharusnya limbah yang ada bisa ditampung dan diolah melalui kolam-kolam.

Namun, karena pada saat itu kurang diperhatikan limbah tersebut justru mengeluarkan gas metana. Gas metana inilah yang kemudian berfungsi sebagai biogas. “Sebelumnya ini dibuang begitu saja, karena kesadaran terhadap lingkungan tidak seperti sekarang, rupanya kalau gas metana ini ke atas merusak lapisan ozon, sehingga merusak lingkungan dan mengakibatkan pemanasan global,” terangnya belum lama ini, di Jakarta.

Meski begitu, kata Derom, saat ini sudah ada perusahaan yang menangkap gas metana itu menggunakan slimut plastik untuk kemudian dijadikan pembangkit listrik, seperti di Provinsi Riau yang sudah menghasilkan 2 megawatt.

Jadi dengan mengolah limbah kelapa sawit menjadi biogas ini bakal memberikan dua manfaat, “Pertama melestarikan lingkungan dan kedua dapat dimanfaatkan menjadi pembangkit listrik,” tandasnya. (T3)