MANOKWARI – Perkebunan kelapa sawit di dataran Prafi, Warnare dan Masni, Kabupaten Manokwari, yang digarap PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II Tanjung Morawa Medan kini telah resmi berpindah tangan ke PT Yongjin Investindo, pada 4 September lalu.
”Sebenarnya per 1 Juni sudah dilakukan oleh Yongjin, tapi baru resmi serah terima aset pada 4 September,” kata kepala Dinas Perkebuna Provinsi Papua Barat Agus Feriyanto Wali, seperti dilansir Bintang Papua, belum lama ini.
Sementara Bupati Manokwari, Bastian Salabai, menjelaskan kepada wartawan bahwa pengambil-alihan aset perkebunan oleh investor asal Cina ini sudah sesuai prosedur. “Itu sudah melalui proses lelang dan procedural,” jelasnya.
Dengan pengambil alihan ini, dirinya berharap agar ada perubahan mendasar sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran suatu investasi didaerahnya.
Menurutnya pula, lansir Radar Timika, Selasa (7/10/2014), suatu perusahaan yang ingin berinvestasi di suatu daerah, harus mendapat dukungan dan izin dari pemerintah daerah dalam hal ini bupati. Hal ini pun juga terjadi pada PT Yongjin dan pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan.
“Yang penting tidak keluar dari aturan dan masyarakat mendapatkan dampak positif,’’ tuturnya. (T3)










