KUTIM – Dinas Perkebunan Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur menilai, daerah tersebut memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan industri hilir kelapa sawit. Pasalnya Kutim telah memiliki potensi produksi sawit mencapai 2 juta ton/tahun.
“Potensi sawit di Kutim 2 juta ton/tahun. Ada sekitar kurang lebih 300 ribu hektar kebun yang telah berproduksi. Sementara ini hasil CPO dipasarkan antar pulau dan ekspor,” ujar kepala Disbun Kutim Akhmadi Baharuddin.
Namun ia menyayangkan, potensi yang ada tersebut belum terjamahkan. Padahal jika industri hilir sawit berjalan dengan baik akan meningkatkan perekonomian disana dan juga akan menambah penyerapan tenaga kerja.
Saat ini industri perkebunan sawit di Kutim baru sebatas pengelolaan bahan mentah atau dalam bentuk minyak sawit mentah (CPO), sehingga dampaknya belum begitu terasa kepada daerah.
Untuk itu, Baharuddin berharap, agar Pemkab Kutim mengeluarkan regulasi terkait pengolaan bahan setengah jadi menjadi bahan jadi. “Memang kebijakan pengembangan industri hilir ini sudah seharusnya didukung dengan regulasi peraturan daerah. Setidaknya ada peraturan bupati yang mengatur perusahaan untuk tidak hanya mengolah produksi sawit menjadi bahan setengah jadi melainkan sudah mulai mengembangkan industri hilirnya,” paparnya seperti dikutip Tribun, Senin (18/5/2015). (T3)







