SLEMAN - Menurut Presiden Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara (RPN) Dr Ir Didiek Hadjar Goenadi, Indonesia adalah produsen utama CPO dunia, saat ini kebanyakan hasil produksi sawit nasional diekspor ke luar negeri terutama India, China dan sebagian negara Eropa. Meski sudah berjalan baik, namun peningkatan pasar domestik juga sangat diharapkan.
Sayangnya saat ini produk turunan sawit di domestik belum sebesar potensinya. Misalnya saja saat ini penyerapan produk minyak goreng baru 5-6 juta ton. itu semua berkontribusi dari pemakaian domestik sebesar sekitar 4%. “Diharapkan, pemanfaatan ini bisa lebih besar lagi," jelasnya ketika ditemui awak media di sela Pertemuan Teknis Kelapa Sawit 2015 di The Alana Yogyakarta Hotel & Residence - Mataram City Complex,Yogyakarta, Selasa (19/5/2015).
Didiek mengungkapkan, satu kendala yang dihadapi adalah belum optimalnya keperluan industri dalam negeri terhadap produk sawit. Apabila dulu pasar lebih cenderung ke bahan baku, maka diharapkan saat ini pemanfaatan lebihi pada industri hilir. (T2)









