Berita Lintas
sawitbaik

Para Taipan Kuasai Bisnis Sawit



Para Taipan Kuasai Bisnis Sawit
BENGKULU — Merujuk laporan dari Walhi Bengkulu bersama Transparansi untuk Keadilan (TUK) Indonesia mencatat, harta kekayaan 29 keluarga taipan perkebunan sawit yang menguasai Indonesia mencapai US$ 71,5 miliar atau sekitar 41% APBN tahun 2014.
 
Kata Direktur Eksekutif Walhi Bengkulu, Benny Ardiansyah, para taipan tersebut menguasai 5,1 juta hektar perkebunan kelapa sawit yang telah berproduksi dan 2,1 juta hektar yang belum berproduksi pada tahun 2013.
 
Kekayaan para taipan itu, kata Benny, ternyata didapat pula dari pinjaman utang dari perbankan swasta nasional dan internasional asal Singapura dan Malaysia dengan total utang mencapai US$ 17,8 miliar. Namun, versi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) US$ 15,6 miliar.
 
"Utang itu juga diambil dari bank-bank di Singapura dan Malaysia, sementara Indonesia sendiri memiliki program kredit bersubsidi, seperti kredit untuk UMKM (KUR) sejumlah Rp 27 triliun (2,6 miliar dollar AS), dikhususkan untuk pertanian. Ini juga diindikasikan bank meminjamkannya kepada perusahaan kelapa sawit," kata Benny seperti ditulis Kompas. (T2)