InfoSAWIT- Bogor, Cargill dan Institut Pertanian Bogor (IPB) hari Senin 25 Mei melakukan panen kelapa sawit perdana di Kebun Pendidikan Kelapa Sawit IPB-Cargill (IPB-Cargill Oil Palm Teaching Farm) di Kecamatan Bogor, Indonesia.
Kebun sawit seluas 50 ha untuk kegiatan pendidikan yang disponsori Cargill dengan investasi mencapai US$ 250 ribu pada 2012 silam, telah panen perdanan. “Kebun pendidikan kelapa sawit IPB-Cargill telah membantu untuk menumbuhkan profesional kelapa sawit generasi selanjutnya yang setelah lulus akan masuk ke industri sebagai penganjur dan praktisi produksi kelapa sawit berkelanjutan,” kata Ketua Kebun Pendidikan Kelapa Sawit IPB-Cargill, Sudradjat MS, dalam siaran pers yang diterima InfoSAWIT, Selasa (26/5).
Kabarnya kebun sawit, yang didirikan oleh Cargill dan IPB Juli 2012 ini mampu menghasilkan produksi sekitar 8 -9 ton tandan buah segar per hektar per tahun pada panen pertamanya.
Sebagai kebun pendidikan kelapa sawit pertama di Indonesia, kebun ini merupakan bentuk skala kecil dari perkebunan kelapa sawit komersial. Tiap semester sekitar 300 mahasiswa menjadikannya sebagai tempat praktikum dan 17 mahasiswa penelitian dari program pasca sarjana dan PhD belajar mengenai produksi berkelanjutan dan praktik-praktik manajemen pertanian terbaik.
Kebun ini juga menjadi acuan bagi perusahaan-perusahaan kelapa sawit lain dalam penerapan sertifikasi Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).
Chief Executive Officer, Cargill Tropical Palm Ltd., John Hartmann menuturkan, membangun rantai pasokan kelapa sawit berkelanjutan adalah upaya berbagai pemangku kepentingan, dan ini termasuk mendidik profesional dalam industri sejak dari awal. “Kami bangga bisa bekerja sama dengan institut pertanian terdepan Indonesia untuk membentuk profesional masa depan yang akan membantu membentuk dan memimpin industri kami menuju standar-standar keberlanjutan tinggi,” katanya. (T2)







