Berita Lintas
sawitbaik

Harga Karet Anjlok, Petani Di Lembo Jadi Buruh Di Kebun Sawit



Harga Karet Anjlok, Petani Di Lembo Jadi Buruh Di Kebun Sawit

PALU - Rendahnya harga karet membuat sebagian petani di Kabupaten Marowali Utara, Sulawesi Tengah beralih profesi menjadi buruh di perkebunan kelapa sawit. Menurut, seorang anggota kelompok petani karet di Kecamatan Lembo, Bardart Kalaena, hal itu mereka lakukan guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Harga karet sekarang turun. Banyak petani untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terpaksa jadi buruh di perusahaan perkebunan kelapa sawit,” katanya, seperti dilansir Antara Sulteng, Selasa (7/10/2014).

Ia menuturkan, harga karet mentah didaerah itu sekitar Rp 6.000 per kilogram dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp 20.000. Sementara menjadi buruh harian di perkebunan kelapa sawit, petani menerima upah Rp 60 ribu per hari.

Pekerjaan yang dilakukan petani karet saat mejadi buruh sawit, lanjutnya, yaitu menggali lubang untuk menanam dan menyiram benih sawit.

Selain di Marowali Utara, sebagaimana diberitakan InfoSAWIT, sebelumnya, merosotnya harga karet dalam beberapa tahun ini juga, membuat sebagian petani Karet di Bengkulu Selatan mengalihkan mata pencahariannya ke perkebunan kelapa sawit. (T3)