INFOSAWIT, ISLAMABAD - Industri minyak nabati Pakistan telah meminta Malaysia yang tercatat sebagai eksportir minyak sawit untuk mengurangi harga minyak sawit, hal ini guna mendapatkan kembali pasar di Pakistan.
Ketua Pakistan Vanaspati Manufacturers Association (PVMA), Atif Ikram shiekh mengatakan, bahwa Pakistan merupakan salah satu pasar terbesar dari minyak nabati. Industri minyak goreng dari Pakistan telah memenuhi 100% kebutuhan nasional atau sekitar 3,2 Juta ton. Selain memberikan kontribusi Rs 100 Miliar untuk kas negara secara langsung, minyak nabati secara tidak langsung juga memberikan kontribusi dalam bentuk pajak dan pungutan lainnya.
Sementara berbicara dengan delegasi dari Malaysia, Atif Ikram Sheikh mengatakan bahwa kilang minyak goreng telah dibentuk di pelabuhan Qasim, Karachi, yang memiliki kapasitas produksi 4,5 juta ton, yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekspor ke Afghanistan dan Republik Asia Tengah
Ia menambahkan, sebagaimana dilansir Pakistan Obsever, beberapa waktu lalu, bahwa Indonesia menawarkan harga minyak sawit yang lebih murah dibandingkan dengan Malaysia, itu sebabnya keseimbangan bergeser ke Indonesia. (T3)










