Berita Lintas
sawitbaik

Permintaan CPO dari India dan Cina Terkerek



Permintaan CPO dari India dan Cina Terkerek

INFO SAWIT, JAKARTA – harga CPO melonjak 3,27% dalam sepekan terakhir setelah permintaan China dan India memberikan sinyal  peningkatan. Namun, harga sawit masih terancam kembali jatuh ke level terendah setelah melewati musim permintaan tinggi sepanjang Juni dan Juli.

Pada penutupan perdagangan kemarin, harga CPO di Bursa Malaysia naik 1,33% menjadi 2.208 di Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia nak 1,04% menjadi Rp 8.200 per kg.

Sejak 22 Mei silam, harga CPO terus melonjak sebesar 3,27% dar level 2.137 ringgit hingga level pada penutupan perdagangan kemarin.

Ariana Nur Akbar, analis PT Monex Investindo Futures, mengatakan penguatan harga CPO di saat tren musim permintaan yang tinggi saat ini juga terbatas. Pasalnya, pasar juga mencari nilai tawar yang lebih baik. Ketika harga CPO terlalu tinggi, pasar akan beralih kepada komoditas substitusi seperti kedelai.

“Permintaan CPO dari India dan China pun tidak akan terlalu meningkat drastis dalam tren musiman saat ini. Pasalnya, CPO punya jangka waktu tertentu agar kualitasnya tetap bagus sehingga pasar akan tetap membatasi pembeliannya,” ujarnya kepada Bisnis pada Kamis (28/5). (T2)