INFO SAWIT, JAKARTA – Pertengahan bulan Mei 2015 silam, baru saja pengurus Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) priode 2015-2018 resmi dikukuhkan, yang kala itu dihadiri Kepala Staff Kepresidenan, Luhut Panjaitan.
Sayangnya, kata pelaku senior di perkebunan kelapa sawit, Maruli Gultom, asosiasi yang menaungi industri kelapa sawit nasional telah disusupi, alasannya dalam kepengurusan itu tercantum bidang yang menangani masalah sektor hilir. “Masak orang kebun ngurusin hilir,” katanya dalam Diskusi Bulanan PASPI, belum lama ini di Jakarta.
Lebih lanjut, kata Maruli yang juga menjadi komisaris diberbagai perusahaan sawit nasional, semestinya orang kebun menguruis masalah kebun, dan masalah kebun itu kata dia, cukip simpel. “Tidak ikut-ikutan mengurusi masalah hilir,” katanya.
Tudingan itu langsung ditepis Direktur Eksekutif GAPKI, Fadhil Hasan, yang menilai tudingan Maruli tidak benar. Adapun dibentuknya bidang hilir itu lebih pada menanggapi perkembangan industri terkait pembangunan klaster industri miyak nabati. “Itu hanya membidangi masalah klaster, yang kini sudah mulai berkembang,” katanya. (T2)










