KUALA LUMPUR – Gencarnya kampanye hitam ataupun tudingan miring terhadap industri kelapa sawit terutama terkait deforestasi, tidak membuat Malaysia yang menjadi produsen terbesar kedua komoditi ini patah semangat dalam memproduksi minyak sawit.
Menteri Pertanahan Malaysia, Tan Sri Dr James Masing, mengatakan pemerintahan Malaysia tidak akan tunduk pada ancaman perusahaan multinasional yang menyatakan bakal mempertimbangkan kembali pembelian minyak sawit mentah (CPO) dari negara-negara pembabat hutan.
“Sarawak akan terus berproduksi dan membuatnya produktif bagi perekonomian rakyatnya secara berkelanjutan,” katanya, seperti ditulis The Citizen Daily, Selasa (7/10/2014).
Ia menyangkal tuduhan LSM lingkungan yang menyatakan bahwa kelapa sawit merusak lingkungan. Menurutnya, kelapa sawit dari Malaysia tidak ditanam dibekas hutan yang sudah digunduli.
“Jika upaya kami dalam penanaman kelapa sawit di daerah digagalkan oleh isu-isu lingkungan, pemberantasan kemiskinan di pedesaan akan memakan waktu lebih lama,” tandasnya. (T3)










