SAMARINDA – Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Etnawati, menyesalkan pihak yang selalu menyudutkan sektor perkebunan ketika terjadi kebakaran hutan.
“Inilah nasib perkebunan, kita selalu mendapat masalah ketika ada kebakaran hutan. Tuduhannya adalah kebakaran hutan akibat pembakaran lahan oleh warga maupun perusahaan yang membuka lahan perkebunan,” katanya, Selasa (7/10/2014), seperti ditulis Antara Kaltim.
Padahal, menurutnya, tidak semua pembukaan lahan itu untuk kegiatan perkebunan, tapi ada juga warga yang membuka lahan untuk menanam jagung, pisang dan tanaman jenis lainnya yang bukan termasuk ranah Dinas Perkebunan.
Sementara Etnawati menyebutkan, yang masuk dalam ranah Dinas Perkebunan adalah tanaman tertentu seperti kelapa sawit, kelapa dalam, karet, lada, dan jenis tanaman lainnya yang tidak langsung dikonsumsi. (T3)










