INFO SAWIT, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap ada pengakajian yang mendalam tentang pembukaan dan pengembangan perkebunan kelapa sawit di daerahnya.
Pasalnya, kata Gubernur Gorontalo Ruslie Habibie pembukaan areal perkebunan kelapa sawit ditengarai beropetensi besar merusak lingkungan, ditambah dengan pengabaian analisis lingkungan (Amdal) yang sering dilakukan pelaku perkebunan tertentu.
Dirinya mengaku tidak melarang pembukaan kebun sawit, tetapi Amdal harus diperhatikan.
“Bukan saya melarang sawit, tapi harus dikaji lagi, terutama mengenai Amdalnya. Sekarang kita sedang membangun Bendungan Randangan yang direncanakan membuka dan mengairi 10 ribu hektar lahan sawah baru. tapi di saat bersamaan di atas gunung ada ribuan hektar sawit yang rakus akan air,” ujarnya Senin (8/6/2015).
Untuk itu, kata Ruslie, sebagaimana disadur Antara Gorontalo, sebagai komitmen pelestaian lingkungan dirinya mempersilakan kepada DPRD untuk meninjau kembali dokumen-dokumen pansus yang pernah dibentuk beberapa waktu lalu.
Selain itu, para akademisi dan instansi terkait juga diminta untuk mengkaji ulang berbagai masalah lingkungan di Gorontalo. (T3)







