INFO SAWIT, KUALA LUMPUR - Departemen Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia mengharapkan tingkat ekstraksi rata-rata minyak minyak sawit (OER) di pabrik kelapa sawit bisa meningkat sampai 25% pada tahun 2020 dari 20% saat ini.
Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas, Datuk Amar Douglas Uggah Embas mengatakan, langkah-langkah yang telah dilaksanakan diharapkan memperkuat kualitas tandan buah segar (TBS) yang dikirim ke pabrik kelapa sawit.
“Ini akan membantu meningkatkan OER di pabrik,” paparnya dalam sebuah kenfrensi, yang dilansir Bernama, Selasa (9/6/2015).
Menurut Uggah, pertumbuhan OER dan TBS akan terlihat ke dalam hasil minyak nasional yang lebih tinggi atau mencapai 6 ton per hektar dalam lima tahun dari 4 ton per ha.
Berdasarkan luas tanaman sebesar 5,23 juta ha, ini berarti negara akan dapat menghasilkan tambahan 10 juta ton minyak sawit per tahun senilai lebih RM20 miliar tanpa perlu melakukan ekspansi lahan.
“Untuk meningkatkan produksi minyak sawit, upaya harus difokuskan pada perluasan hasil dan produktivitas,” ujarnya.
Lebih lanjut tuturnya, salah satu inisiatif untuk meningkatkan produktivitas termasuk penanaman kembali pohon-pohon yang sudah tua dan tidak produktif dengan bahan tanam unggul. (T3)







