JAKARTA - Ketua Dewan Pembina Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia (GPPI), Soedjai Kartasasmita mengatakan, pengelolaan lahan yang tidak baik dilakukan oleh para petani menjadi salah satu terhambatnya pengembangan perkebunan kelapa sawit nasional.
Untuk itu harapannya kedepan perusahaan membantu membina para petani sehingga pengelolaan lahannya tidak sembarangan dan akhirnya akan meningkatkan pendapatan mereka.
Selain itu, Sodjai juga berharap, agar perusahaan bersama pemerintah menghadirkan pendidikan kelapa sawit yang berkelanjutan kepada generasi muda. Karena saat ini sawit tidak hanya menghasilkan minyak goring saja, tetapi juga dibutuhkan sebagai bahan campuran berbagai produk.
“Dibutuhkan generasi terampil, karena selama ini sawit dikenal hanya sebagai bahan baku minyak goreng, tetapi kini dunia sudah mengenal minyak sawit itu sebagai bahan baku kosmetik,” ujarnya di Jakarta, belum lama ini. (T3)










