Berita Lintas
sawitbaik

Ekspor CPO Indonesia Ke India Anjlok 21%



Ekspor CPO Indonesia Ke India Anjlok 21%

INFO SAWIT, JAKARTA – Pada Mei 2015 ini, ekspor CPO dan turunan Indonesia ke India tercatat anjlok sekitar 21%, menjadi hanya sebanyak 501 ribu ton. Kalah tinggi dibandingkan ekspor CPO dan turunan Indonesia ke India pada April yang mampu mencapai 631 ribu ton.

Tidak hanya India, penurunan volume ekspor ke Afrika juga mengalami pelemahan  sebesar 26%, ekspor CPO dan turunan ke  negara Uni-Eropa anjlok 10% dan negara Timur Tengah turun sekitar 1,5%.

Merujuk laporan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), yang diterima InfoSAWIT (16/2), penurunan permintaan minyak sawit itu akibat harga minyak kedelai yang turun karena melimpahnya stok kedelai di Amerika Selatan, Brazil dan Argentina. “Demonstrasi di pelabuhan Argentina juga sudah melambat sehingga transport kedelai sudah mulai bisa disalurkan keluar,” kata Direktur Eksekutif GAPKI, Fadhil Hasan.

Sementara untuk Pakistan justru sebaliknya, terdapat peningatan permintaan CPO dan turunan dari Indonesia yang cukup signifkan yaitu sebesar 45% atau dari 152 ribu ton pada April meningkat menjadi 221 ribu ton. Peningkatan permintaan sebagai stok menjelang ramadhan dimana konsumsi minyak makan diprediksi meningkat.

Peningkatan permintaan minyak sawit juga terlihat di Amerika Serikat, yang permintaannya meningkat sekitar 26% termasuk China sebanyak 18%. Menurut pihak GAPKI, Penguatan mata uang dollar AS adalah salah satu faktor pendukung naiknya volume ekspor ke negara Paman Sam ini. (T2)