Berita Lintas
sawitbaik

Program B15 Bangun Sentimen Positif



Program B15 Bangun Sentimen Positif

JAKARTA – Pelaku industri minyak sawit nasional memandang kebijakan pemerintah dalam mewajibkan penerapan biodiesel sebesar 15% (B15) dapat menaikan harga minyak sawit mentah (CPO) di pasar internasional. Apabila kebijakan ini dilakukan dengan secara konsisten.

Menurut Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joko Supriyono, dalam pelaksanaannya kebijakan ini harus berproses tidak bisa langsung 4 juta kilo liter, karena 4 juta itu harus berjalan selama satu tahun. Artinya tidak serta merta harga itu lansung naik, tetapi dengan dibangunnya kebijakan ini akan menimbulkan sentimen positif.

“Dengan diterapkan peraturan yang jelas, mekanismenya jelas, kemudian suportnya clear, akan membangun sentiment positif. Sehingga dengan sentiment positif ini juga akan menaikan harga, kemudian jika sentiment posisitif ini diterapkan secara konsisten oleh pemerintah saya yakin dampaknya juga akan posistif terus,” jelasnya di Jakarta, belum lama ini.

Maka dari itu, Joko berharap, dalam penerapana B15 ini jangan sampai setengah-setengah lagi, karena jika setengah-setangah akan menghasilkan sentiment negatif dan akhirnya akan membuat harga akan turun. “Tapi kalau ini diterapkan secara serius, kemudian ending awalnya benar-benar diterapkan 2,5 juta ton sampai 4 juta ton, saya yakin supply demain akan berubah. Dampak diujungnya nanti harga pasar dan harga petani,” tandasnya.

Ia menambahkan, untuk investasi biodiesel sendiri sampai saat ini sudah mencapai 5,5 juta ton, artinya sekarang sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan B15. Bahkan bisa bertambah jika peraturannya dan mekanismenya jelas. (T3)