INFO SAWIT, KUALA LUMPUR – Harga minyak sawit mentah(CPO) berjangka diBursaMalaysia Derivativesdiperkirakan akan lebih rendah,antaraRM2.150RM2.200padaminggu depan. Karenaharga komoditastersebut masih tetap sama dan melemahnya permintaanuntukminyak nabati.
Interband Group of Companies Senior Palm Oil Trader, Jim Teh mengatakan, hargaCPO yang bergerak bersama-sama dengan minyak kedelai kemungkinan berada di kecendrungan untuk menurun (downtrend) minggu depan.
Dia mengatakan bahwa permintaan untuk minyak nabati Malaysia, diharapkan memperlambat sebagian konsumen dari Timur Tengah, Pakistan, Cina dan India yang menebar pasokan menjelang bulan Ramadhan.
“Karena skenario ini, akan ada persediaan yang lebih tinggi di negara-negara produsen minyak kelapa sawit, seperti Indonesia dan Malaysia,” katanya kepada Bernama, Jumat (20/6/2015).
Teh mengungkapkan, para pemain juga cemas menunggu data ekspor kargo surveyor untuk pengiriman luar negeri dari minyak sawit antara 01-20 Juni, yang akan dirilis minggu depan.
Namun, ia mengatakan setiap melemahnya ringgit dapat mengurangi dampak dari harga CPO yang lebih rendah dan mengangkat permintaan. (T3)










