Berita Lintas
sawitbaik

Biodiesel Hydrogenation, Persis Solar!



Biodiesel Hydrogenation, Persis Solar!

Bekasi - Selain biodiesel dari transesterifikasi yang saat ini berkembang di Indonesia, tutur Aslam, biodiesel sawit juga bisa dibuat dari proses hydrogenation, suatu proses pembuatan biodiesel dengan menghilangkan oksigen dari minyak nabati, dan mengubahnya menjadi hidrokarbon. “Nah hasilnya adalah minyak bakar persis dengan solar fosil,” kata Direktur Utama PT Multi Energi Nabati Aslam Kalyubi, kepada InfoSAWIT, belum lama ini di Bekasi.

Hanya saja untuk teknologi ini untuk kasus di Indonesia masih termasuk baru, namun berpeluang untuk dikembangkan. Lantaran hasilnya tidak ada perbedaan antara biodiesel sawit dengan solar fosil, kendaraan atau mesin produksi berjenis diesel tidak mesti dilakukan modifikasi. “Bahan bakar ini kerap disebut greendiesel,” kata Aslam.

Jelas, penggunaan bahan bakar terbarukan utamanya biodiesel sawit masih sangat berpeluang untuk terus dikembangkan. Hanya saja kata Aslam, lagi-lagi pemerintah harus mendukung supaya keinginan untuk menjadikan biodiesel sawit sebagai pengganti solar bisa terwujud.

Apalagi untuk saat ini yang paling urgent ialah upaya memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak yang tercatat terus melonjak. Dengan dikembangkannya industri biodiesel kata Aslam, Indonesia berpeluang menjadi produsen utama biodiesel di dunia, seperti yang sudah dilakukan Brazil dengan ethanol nya. “Satu-satunya yang paling siap ya biodiesel,” tandas Aslam. (T2)