Berita Lintas
sawitbaik

Program Sawit Balitbangda Bengkalis Dipertanyakan



Program Sawit Balitbangda Bengkalis Dipertanyakan

INFO SAWIT, BENGKALIS - BAK LIPUN Kabupaten Bengkalis mempertanyakan pelaksanaan tiga program yang dijalankan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Bengkalis empat tahun terakhir ini. Mereka menilai kegiatan tersebut tidak bermanfaat sama sekali bagi masyarakat, bahkan ada indikasi salah satu programnya fiktif.

Direktur eksekutif BAK LIPUN Bengkalis Abdul Rahman S, Selasa (7/7/2015), mengatakan tiga program yang dijalankan Balitbang Bengkalis tersebut yang dipertanyakan adalah, soal pemborosan Dana APBD Bengkalis.

Seperti disadur Riaugreen, ketiga program itu adalah, yang pertama program bioethanol untuk bahan bakar kendaraan yang hanya terkesan hebat saat peresmian stasiun pengisian bahan bakar bioethanol di depan kantor Balitbang Bengkalis sendiri jalan Pertanian, setelah itu tidak berjalan sama sekali.

Selanjutnya program percontohan kebun kelapa sawit belasan hektar di kecamatan Bantan diduga fiktif karena menggunakan lahan kebun kelapa sawit mlik salah seorang warga Bengkalis yang sudah ditanam jauh-jauh hari oleh si pemilik.

Sedangkan yang ketiga adalah proyek percontohan budidaya ikan salai di desa Tasik Serai kecamatan Pinggir, kabupaten Bengkalis dengan tingkat keberhasilannya.

“Kita mengindikasi ada tiga program yang digulirkan Balitbang Bengkalis adanya permainan, namun semuanya tidak bermanfaat sama sekali kepada masyarakat. Hanya memboroskan dan menguras APBD Bengkalis yang diduga mencapai milyaran rupiah. Karena dari  ketiga program tersebut orientasinya adalah proyek semata, sehinga patut dipertanyakan,” (T3)