INFO SAWIT, JAKARTA – Kondisi ekonomi keluarga yang serba kekurangan tak menyuruti semangat Reviana Latifah untuk meraih prestasi. Gadis kelahiran 2 Agustus 1997, kini menyandang sebagai mahasiswa Universitas Gajah Mada.
Reviana, saat ini tinggal hanya dengan neneknya, Tukem di Somogede, Kaburikan, Wadaslintang, Wonosobo Jawa Tengah. Sementara ayahnya Holidin tinggal di Kalimantan untuk mengadu nasib menjadi seorang buruh kelapa sawit, dengan membawa Ibunya, Hotijah serta adiknya Reisya Nur Isnaeni.
“Gimana lagi, di sini bapak juga buruh tani. Penghasilannya hanya 550 ribu per bulan,” ujarnya seperti dilansir lama UGM, belum lama ini.
Kepandaian Reviana sudah terlihat sejak masih duduk di bangku SMA Muhammadiyah I Wonosobo, dia selalu mencatatkan prestasi dengan menduduki ranking pertama. Prestasi itu kembali diperlihatkannya dengan meraih juara III Olimpiade Geografi Nasional tahun 2014 yang diseleggarakan Fakultas Geografi UGM.
Tak hanya itu, dia juga berhasil menyabet juara I Envi Camp region DIY-Jateng tahun 2014 bertema “Be Fun with Karst”.
“Untuk OSN, Olimpiade Sain Nasional Geografi saya lolos seleksi di tingkat kabupaten dan provinsi namun gugur di Pelatnas. Kalau sekarang saya diterima di Geografi dan Lingkungan UGM mungkin karena sudah sering mengikuti lomba-lomba geografi, jadi ya sudah merasa senang dulu,” ucapnya.
Gadis berkacamata yang selalu menggunakan Jilbab ini sangat bersyukur bisa kuliah di UGM melalui Beasiswa Bidik Misi. Terlebih kedua orang tuanya mengetahui anaknya, Reviana, kuliah di UGM sangat bersyukur dan senang.
Ia merasa dengan kuliah di UGM, bisa membantu meringankan beban hidup orang tuanya.
Terlebih, ia bertekad untuk mengulangi prestasinya sewaktu masih duduk dibangku di SMA dulu. Minimal, tambahnya, dapat menjalankan kuliah dengan lancar di Fakultas Geografi UGM. (T3)







