JAKARTA – Dalam rangka menurunkan reduksi dan emisi gas rumah kaca diantaranya yang diakibatkan dari pembakaran hutan dan lahan (karhutla), pemerintah RI tidak bisa bekerja sendiri. Tapi peran perusahaan dan masyarakat sangat diharapkan, terutama dalam pencegahan karhutla.
“Keterlibatan masyarakat itu sangat penting, karena kita di lapangan mendapat informasi dari masyarakat. Kemudia Tim kita menindaklanjuti,” kata Kepala BP REDD+, Heru Prasetyo, di Jakarta, Jumat (10/10/2014), Jumat (10/10/2014).
Lanjutnya ia menerangkan, penanggulangan karhutla yang terjadi setiap tahun ini penting, namun pencegahan karhutla itu jauh lebih penting. (T3)










