INFO SAWIT, KUALA LUMPUR - Felda Global Ventures Holdings Bhd. (FGV) sedang mengevaluasi potensi untuk mengembangkan pusat pemerosesan kimia terpadu berbasis sawit di Indonesia dengan harapan investasi lebih RM1 miliar, jika berhasil membeli 37% saham di dalam Eagle High Plantation (EHP).
Presiden dan CEO Grup FGV, Datuk Mohd. Emir Mavani Abdullah mengatakan, selain keterlibatan EHP, pembangunan pusat tersebut juga akan turut melibatkan kerjasama dari perusahaan-perusahaan internasional lainnya.
Namun katanya, perencanaan itu masih diperingkat awal dan juga terkait erat dengan keputusan pemegang saham FGV apakah akan setuju terhadap rencana untuk membeli 37% saham di dalam EHP yang diperkirakan bernilai US$ 680 juta (RM2,5 miliar).
“Proyek ini akan dimulai secara bertahap. Ini merupakan proyek hilir sawit secara besar-besaran dimulai dengan kegiatan pengolahan sawit menjadi produk yang memiliki nilai tambah yang baik. Proyek ini juga akan lebih komprehensif dan berbeda dibandingkan pusat-pusat pengolahan rantai sawit yang pernah dibuat sebelumnya,” jelasnya kepada wartawan, belum lama ini.
Lebih lanjutkan katanya, industri hilir ini rencananya akan dipecah dua sektor yaitu untuk bagian makanan seperti minyak goreng dan lemak, serta non makanan seperti ramuan kosmetik dan sabun yang berbasis sawit. (T3)










