Berita Lintas
sawitbaik

PROMOSI SAWIT BARU ALA LSM



PROMOSI SAWIT BARU ALA LSM

Minyak sawit bisa dibilang mendapatkan dukungan promosi gratis selama bertahun-tahun. Adalah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang kerap menyuarakan keberadaan minyak sawit di dunia. Kendati melontarkan tudingan negatif kepada minyak sawit, namun LSM memiliki jasa besar terhadap pesatnya pertumbuhan minyak sawit dewasa ini.

Bisa jadi, banyak orang tidak suka akan suara lantang yang sering diteriakkan LSM pada setiap aksi dan pernyataan tertulis kepada media. Namun, bagi pewarta, keberadaan LSM merupakan organ penting bagi pembangunan dunia usaha termasuk minyak sawit.

Pasalnya, aktor intelektual yang membangun bisnis minyak sawit dewasa ini, berasal dari pengusaha, pedagang dan LSM. Kendati LSM tidak diperhitungkan sebagai salah satu aktor usaha minyak sawit, namun sepak terjang LSM kerap mendapat banyak pujian dan kritik yang tiada henti. Toh, keberadaan LSM kian menguat dan memberikan andil promosi bagi minyak sawit yang kian meluas.

Menurut Juru Kampanye Greenpeace Asia, Bustar Maitar, keberadaan Greenpeace sangat penting untuk menyuarakan kepentingan lingkungan di dunia. Jika industri minyak sawit ingin mendapatkan dukungan, maka industri minyak sawit harus mendukung keberadaan kelestarian lingkungan. Semisal, perkebunan kelapa sawit, harus secara tegas dan berani, untuk tidak melakukan deforestasi hutan di Indonesia.

Keberadaan perkebunan kelapa sawit yang merupakan industri hulu minyak sawit, merupakan garda terdepan bagi tersedianya produksi minyak sawit bagi konsumen dunia. Lantaran banyak kepentingan di dalam bisnis minyak sawit, menurut Bustar, diperlukan komitmen tinggi perusahaan hingga para pemilik bisnis minyak sawit untuk mendukung keberadaan kelestarian lingkungan.

“Komitmen tinggi harus berasal dari para pemilik bisnis minyak sawit, untuk mendukung keberadaan bisnis minyak sawit berkelanjutan,” kata Bustar menjelaskan kepada InfoSAWIT baru-baru ini.

Lantaran menurut dia, keberadaan bisnis minyak sawit akan terus mengalami perbaikan, hingga mampu menghasilkan produksi minyak sawit yang bertanggung jawab kepada lingkungan dan manusia. Jika, melakukan budidaya secara baik dan benar, maka keberadaan perkebunan kelapa sawit, akan mampu bertahan dan berkelanjutan di masa depan.

“Pelaku usaha minyak sawit, harus sadar akan pentingnya kelestarian alam,” ujar bustar menjelaskan kepada InfoSAWIT beberapa waktu lalu.

Minyak Sawit Berkelanjutan

Keberadaan minyak sawit berkelanjutan, sudah mampu dihasilkan berlandaskan sertifikasi yang dilakukan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). Berkat keberadaan minyak sawit berkelanjutan, maka keberhasilan produsen minyak sawit, dianggap sebagain kalangan sudah mampu memenuhi tuntutan pasar.

Kendati, masih harus diakui, . .