Berita Lintas
sawitbaik

Kluster Industri Sawit, Indonesia VS Malaysia



Kluster Industri Sawit, Indonesia VS Malaysia

BOGOR - Sasaran pembentukan klaster industri kelapa sawit di Indonesia adalah untuk meningkatkan investasi baru dan memperluas usaha dalam integrasi Koridor Ekonomi Sumatera dan Koridor Ekonomi Kalimantan. Kedua koridor ekonomi tersebut merupakan koridor ekonomi pengembangan kelapa sawit, baik untuk pasokan minyak sawit mentah maupun untuk program hilirisasi industri kelapa sawit. Kegiatan ekonomi utama kelapa sawit di Sumatera dan Kalimantan memegang peranan penting bagi pasokan kelapa sawit di Indonesia dan dunia. Pengembangan klaster industri kelapa sawit (KIKS)  Indonesia yang dikonsentrasikan pada program hilirisasi kelapa sawit menjadi sangat penting untuk pembangunan sektor kelapa sawit yang berkelanjutan.

Beberapa negara membuktikan bahwa industri yang berbasis klaster mampu menunjukkan kemampuannya secara berkesinambungan dalam menembus pasar. Pembentukan klaster industri menawarkan upaya pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan komprehensif. Klaster industri kelapa sawit Malaysia atau yang lebih dikenal sebagai Palm Oil Industrial Cluster (POIC) Lahad Datu yang dibangun di daerah Sabah, Malaysia, merupakan salah satu contoh nyata keberhasilan peningkatan daya saing komoditas kelapa sawit melalui pembentukan klaster industri. (T2)

 

Lebih lengkap baca InfoSAWIT Edisi Oktober 2014

http://www.store.infosawit.com/