INFO SAWIT, JAKARTA - Mungkin bagi sebagian orang, kepedulian pembeli (konsumen-red) terhadap produk yang dibeli tidak berkontribusi pada perusakan lingkungan masih menjadi ukuran yang kesekian, alias tidak diperhitungkan. Tidak seperti kosumen di Eropa, justru di Indonesia, kosumen masih mengguunakan ukuran harga murah dan kualitasnya bagus.
Lantaran kondisi demikian, artis keturunan Jawa-Manado, Devina Carolina, terpanggil untuk mendorong konsumen di Indonesia lebih peduli terhadap produk yang dibelinya, apakah didapat dari merusak hutan atau tidak.
Terlebih Devina menilai, sampai saat ini manusia telah banyak bergantung terhadap lingkungan, yang pada akhirnya memunculkan kerusakan. Sebab itu perlu dimulai gerakan untuk tidak merusak lingungan. “Saya masih melihat ada pembiaran saat masyarakat merambah hutan, semestinya hutan lindung tidak boleh dimasuki orang,” katanya kepada InfoSAWIT, belum lama ini dalam acara diskusi yang diadakan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) di Jakarta. (T2)
Untuk lengkapnya bisa di baca pada InfoSAWIT Edisi Juli 2015
http://store.infosawit.com/









