INFO SAWIT, BANGKOK - Departemen Bisnis Energi Kementerian Energi Thailand mengungkapkan akan meningkatkan proporsi biodiesel dicampur dengan kecepatan tinggi diesel dengan satu poin persentase menjadi 7% (B7).
Hal ini bertujuan untuk membantu menyerap kelebihan pasokan minyak sawit mentah(CPO) domestik.
Direktur Jenderal Witoon Kulchroenwirat mengatakan, B7 akan menyerap tambahan 8.000 ton CPO per bulan atau total mencapai 84.000 ton. B7 baru akan tersedia di SPBU awal bulan Agustus.
Sebelum produksi B7, 4 juta liter CPO hari digunakan untuk membuat biodiesel murni atau metil ester.
Witoon mengatakan produksi CPO dalam negeri telah surpassed demand oleh 380.000 ton pada tanggal 31 Mei pada saat harga CPO dunia turun karena pasokan musiman yang berlebihan di Indonesia dan Malaysia.
Bangkokokpost melansir, Kamis (30/7/2015), langkah untuk meningkatkan proporsi CPO dicampur dengan diesel datang menyusul permintaan oleh Dewan Minyak Sawit Nasional, yang meminta Departemen Bisnis Energi untuk mencari cara menyerap pasokan CPO yang berlebih.
Dalam jangka panjang, kebijakan energi berencana untuk meningkatkan proporsi CPO 10-20%. Rencananya telah di uji percobaan nasional sejak tahun lalu dalam upaya untuk membantu mengurangi impor minyak.
Namun, ia menyadari daerah yang menajdi sentar berkembang kelapa sawit Thailand masih terbatas. (T3)










